Cara Mengatasi Mesin SatriaFu Cepat Panas

Cara Mengatasi Mesin SatriaFu Cepat Panas
Masalah mesin motor satria fu yang cepat panas sebenarnya saya alami sendiri ketika baru pertama kali membeli motor Satria FU. Tanpa basa basi lagi saya langsung nyalakan motor dan saya bawa jalan jalan keliling kampung, tapi baru sekitar 1 km saja hawa panas mesin satria fusangat terasa. 
Buat agan rider Satria FU yang baru pake FU, apalagi yang sebelumnya hanya pake motor bebek < 150 CC jangan merasa aneh ataupun kawatir dengan panas mesin FU. Nah, kali ini saya juga akan memberikan sedikit tips mengenai cara mengatasi mesin satria fu cepat panas. 

Satria FU menggunakan sistem pendingin SACS yang memang hanya bergantung pada aliran udara yang masuk dari sela sela oil cooler, aliran udara inilah yang kemudian digunakan buat mendinginkan oli yang disirkulasi di jalur sirkulasi oil cooler. Maka dari itu wajar kalau dibawa jalan pelan – pelan ataupun macet angin sirkulasinya sedikit alias kurang, itu yang berdampak mesin menjadi lebih cepat panas. 

Meskipun sejak saya membeli motor satria fu sampai sekarang belum pernah mengalamioverheat, namun sengatan hawa panas sangat menganggu kenyamanan berkendara, terutama pada bagian kaki. Karena banyak sekali yang mengeluh tentang hal ini maka saya kali ini akan membagikan tips mengatasi mesin cepat panas satria fu. 

Cara Mengatasi Mesin Satria FU Cepat Panas


Selalu Jaga Kualitas & Kuantitas Oli Mesin 
Oli Satria FU
Oli Satria FU
Selain menjadi pelumas mesin, oli juga berfungsi sebagai pendingin yang bekerja menyerap dan mentransfer panas dari dalam mesin. 

Penggunaan Oli Satria FU yang saya anjurkan adalah oli tipe semi sintetik atau full sintetik (Jika Kantong anda mencukupi), dengan SAE 10w-40 lebih encer. Kelebihannya adalah pada suhu dingin, misalnya pada pagi hari, Oli ini akan lebih mudah/lebih cepat bersirkulasi dan pada suhu panas oli ini juga tidak mudah mengental, jadi tetap murah bersirkulasi mentransfer panas mesin dan menjangkau celah sempit dalam mesin. 

Untuk menjaga kualitas Oli, maka gantilah Oli dan filter oli secara berkala dan teratur sesuai anjuran. Setiap merk tentu berbeda – beda, namun biasanya untuk oli semi sintetik jangka ganti olinya adalah 2500km. 

Ganti juga filter oli setiap 3 kali pergantian Oli, karena filter oli berfungsi untuk menyaring kotoran yang larut dalam oli. 

Mengenai Kuantitas Oli, selalu cek takaran oli di dalam mesin, caranya intip kaca di bawah selahan motor/Kick starter, karena oli encer 10w-40 memang mudah menguap jika dibandingkan dengan tipe 20w-50. Siapkan juga oli cadangan untuk antisipasi jika terjadi volume oli berkurang/dibawah batas garis tengah. 

Rawat Kondisi Air Cooler 
Air Cooler Satria FU
Pendingin Satria FU
Sirip air cooler yang bengkok, atau penuh dengan kotoran akan mengurangi kemampuan untuk pendinginan. Sirip air cooler memang mudah penyok dan bengkok, untuk mengurangi resiko penyok anda dapat menggunakan cover air cooler. 

Jaga Kondisi Kebersihan Mesin 
Mesin Satria FU
Mesin Satria FU
Anda perlu menjaga keberihan mesin, terutama pada blok mesin dan siripnya, karena fungsinya cukup penting untuk melepaskan panas dari mesin keluar. Kotoran, debu ataupun lupur dan kerak yang menempel pada bagian blok mesin dan sirip dapat menghambat proses pendinginan mesin. 

Gunakan Aksesoris Pendingin 
Pendingin Satria FU
Pendingin Satria FU
Ada beberapa aksesoris yang dapat anda pasang untuk membantu mendinginkan suhu mesin bila diperlukan, misalnya kipas tambahan yang di pasang di oil cooler untuk membantu mendinginkan oli atau menggunakan selang hawa tambahan yang dipasang pada bagian lubang pengisian oli dan lubang intip magnet untuk membantu membuang hawa panas dari dalam ke luar (Ini hanya bila diperlukan saja).

Nah, itulah beberapa tips mengatasi motor satria fu yang cepat panas, semoga artikel ini bermanfaat pencinta satria fu.

4 Cara Mengatasi Mesin Kasar SatriaFu

4 Cara Mengatasi Mesin Kasar SatriaFu
Mesin Satria Kasar - Suara mesin yang berisik bukan hanya mengganggu kita sebagai pengendara, tapi juga bisa mengganggu pengendara lain. Apalagi ini terjadi pada Ayago yang khas seperti Satria FU, pasti nama besar FU akan tercoreng. (orang yang melihatnya akan berkata "motornya bagus kok mesinya klotok-klotok")

Biasanya gejala mesin kasar ini muncul pada segala RPM, namun beberapa motor akan terasa saat menyentuh RPM 7000 keatas. Hal itu bukan tanpa alasan, semakin tinggi putaran mesin semakin cepat pula komponen mesin berinteraksi (saling bergesekan). Sehingga suara yang dihasilkan juga menjadi lebih keras.

Tapi, didalam mesin sudah disediakan sistem pelumas yang akan melumasi semua komponen mesin agar gesekan yang terjadi tidak menimbulkan friksi atau bunyi gesekan. Namun tetap saja ada mesin yang masih mengeluarkan suara kasar meski olinya baru diganti.

Lantas mengapa bisa demikian ? diartikel ini kita akan membahas beberapa penyebab yang bisa memunculkan masalah mesin berisik beserta cata menangani, simak ulasannya dibawah.


Penyebab Mesin Suzuki Satria Kasar


Ada banyak hal yang menyebabkan suara mesin kasar, hal itu disebabkan karena komponen mesin terbuat dari material logam. Pada Suzuki Satria, beberapa pemilik mendeteksi masalah suara kasar muncul dari hal-hal berikut.

1. Rantai Timing Yang Molor


harga rantai keteng mesin satria FU

Rantai timing atau sering pula disebut dengan rantai keteng adalah suatu tali baja yang menghubungkan poros engkol dan poros nok. Fungsinya agar katup bisa membuka dan menutup dengan pas. Yang namanya rantai berbahan besi, pasti memiliki daya renggang apalagi jika terkena panas secara berkala.

Hal itulah yang menyebabkan rantai berangsur mengalami pemuaian. Pemuaian ini tidak hanya membuat pembukaan katup sedikit terganggu namun juga membuat suaranya berisik.

Lihat saja pada rantai roda motor anda, kalau molor pasti suaranya menjadi nggak karuan. Ini juga berlaku pada rantai keteng mesin.

Tapi kan rantai keteng itu terletak didalam mesin, bentuknya kecil pula, mengapa bisa terdengar bunyinya ?

Memang benar, rantai timming memang memiliki bentuk yang lebih kecil dibandingkan rantai roda. Tapi putaran mesin itu bisa mencapai 5.000 RPM saat panas sehingga pantas saja suaranya bisa terdengar keluar.

Masalah ini sebenarnya bosa diatasi dengan mengganti tensioner chain dengan tipe manual. Perbedaanya, pada tipe manual kita bisa menyetel tingkat ketegangan rantai, sementara pada tensioner standar sudah diset secara otomatis melalui mekanisme pegas. Namun penggantian tensioner tipe manual akan berakibat pada rantai juga jika penyetelan salah. Imbasnya rantai bisa putus.

Cara lain yakni dengan menggati rantai mesin baru, cara ini lebih aman dari pada melakukan modifikasi tensioner manual.

Penggantian rantai keteng bisa dibilang pekerjaan yang rumit karena akan berusuran dengan top mesin. Apa itu top mesin ? Posisi Top adalah posisi dimana piston berada pada sudut 0 derajat di langkah kompresi. Hal itu membuat keempat katup dalam posisi terbebas. 

Secara singkat, langkah penggatian rantai timming satria fu adalah sebagai berikut.
Advertisement 
  • Buka cover poros engkol dan cover timming gear bagian atas.
  • Posisikan pada TOP dengan mencocokan coakan pada gear engkol dan gear noken dengan coakan pada blok mesin.
  • Jika posisi piston sudah TOP, maka lanjut dengan melepas cover gear engkol untuk memudahkan melepas rangkaian roda gigi timing.
  • Selanjutnya, anda perlu melepas gear engkol dan tensioner rantai untuk melepaskan rantai dari rumahnya.
  • Untuk memasang, pastikan rantai sudah bertautan pada kedua roda gigi dengan sudut yang tepat, barulah memasang gear engkol dibagian bawah.
  • Lanjutkan untuk mengencangkan tensioner untuk meregangkan timming chain.
  • Terakhir lakukan pemasangan seluruh cover engine yang dilepas.


2. Katup Mesin Mulai Aus/Renggang

Suzuki Satria, sudah mengusung teknologi DOHC sehingga ada 4 buah katup didalam kepala silinder. Bunyi kasar juga bida dihasilkan oleh klep ini jika celah katup terlalu renggang. Standar celah ini adalah 0,20 mm untuk katup intake dan 0,30 mm untuk katup buang.

Jika celah lebih besar dari standar maka hasilnya akan ada ketukan lebih keras dari rocker arm ke batang katup. Hal ini akan menimbulkan suara tik-tik saat mesin bekerja, dan suara ini bisa hilang seketika saat mesin panas. Ini bukan mengartikan masalah selesai, suara ini hilang karena katup memuai sehingga celahnya semakin mengecil. Saat mesin kembali dingin suara itu akan kembali hadir.

Untuk melakukan standarisasi anda perlu melepas cover kepala silinder dan mengganti shim klep dengan ukuran yang lebih tebal. 

3. Noken Ass (Camshaft) Mulai Kocak/Oblak
Perlu diketahui juga, poros nok pada mesin Satria beda dengan mesin motor lainnya. Poros nok satria, hanya menggunakan bantalan tempel yang berada pada celah antara kepala silinder dan cover nok, dan bukan menggunakan bantalan jenis bearing.

Hal ini mengakibatkan pembesaran celah saat mesin bekerja secara terus menerus. Pembesaran celah ini disebabkan gesekan antara poros dan celah ini. Solusinya, beberapa pemilik melakukan modifikasi untuk memasang bantalan tambahan pada kepala silinder. Penambahan ini dilakukan dengan membubut bagian kepala silinder dan memasangkan sebuah bantalan yang sudah disesuaikan dengan diameter noken as.

4. Oli mesin berkurang

Oli mesin berfungsi sebagai pelumas komponen mesin. Jika komponen mesin ini tidak terlumasi maka akan menimbulkan suara yang kasar dan menimbulkan keausan. Komponen seperti katup dan poros nok sering mengalami hal ini, karena posisinya yang berada diatas mesin.

Secara normal, oli akan terdistribusi ke seluruh bagian termasuk bagian kepala silinder namun jika oli ini kurang maka pelumasan tidak akan bekerja 100%. Sehingga ada komponen yang tidak terlumasi.

Jika hal itu terjadi maka bisa dibayangkan dua komponen berbahan logam bergesekan tanpa pelumas, hasilnya suara berisik timbul serta panas yang memicu terjadinya keausan komponen. Hal ini juga yang mengawali penyebab nomor 3 terkait poros nok.

Untuk itu, cek stik oli untuk mengetahui berapa volume oli didalam mesin. Jika kurang maka tambahkan oli tersebut, namun jika kurang banyak lebih baik anda mengganti seluruh oli tersebut dengan oli baru. Karena sifat pelumas akan lebih bagus jika tidak tercampur dengan pelumas bekas.


  Note : 4 masalah bunyi kasar diatas, sering ditemui pada Suzuki Satria FU versi karbu. Sementara versi injeksinya berlum terlalu menunjukan gejala yang khas. Jadi bagi pemilik Fu injeksi harap bersabar dan tunggu updatenya.

Demikian artikel lengkap mengenai penyebab dan cara mengatasi mesin satria fu kasar, semoga bermanfaat

Cara Mengganti Minyak Rem

Cara Mengganti Minyak Rem
Setiap motor yang di pasarkan diindonesia pasti dibekali dengan sistem pengereman yang mana sistem rem ini saling berhubungan satu dengan yang lain yang berjuan untuk mengurangi laju kendaraan atau memperlambat putaran roda pada motor.
Beda hal lagi jika mesin motor sudah di lakukan modifikasi , di upgrade tentunya anda membutuhkan pengereman yang lebih mumpuni.Agar motor yang kita kendarai dengan kecepatan tinggi agar tidak bablas karena kemapuan rem yang jelek.Biasanya ,mungkin karna motor sudah habis oli remnya atau hal lain.Nah pada kesempatan ini saya ingin sharing informasi yang membahas mengenai bagaimana langkah apa saja yang dilakukan untuk mengganti minyak oli rem cakram pada motor yang mungkin selama ini anda cari cari.

Peralatan Untuk Menganti Minyak Rem

  • Obeng kembang (+) yang mempunyai ukuran sedang (tidak terlalu besar dan terlalu kecil sedangkan fungsi menyiapkan obeng adalah untuk membuka tutup master rem
  • Selanjunya Gayung dimana gayung tersebut berisi air secukupnya, gayung ini digunakan untuk membersihkan minyak rem
  • Lap atau kain  yang dicelupkan ke dalam air bersih , lap atau kain ini nanti digunakan untuk membersihkan minyak rem apabila terjadi tumpah
  • Anda persiapkan juga selang kecil transparan , tujuan anda menyiapkan selang ini adalah untuk memeriksa udara palsu dari selang rem cakram
  • Minyak rem Dot3/Dot4 yang bisa anda beli di toko toko komputer terdekat

Langkah Langkah Mengisi Minyak Rem Motor Cakram

  1. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah anda bisa mulai untuk membuka baut pada master rem dengan obeng kembang atau obeng + yang mana sudah di persiapkan sebelumnya.Master Rem
  2. Kemudian setelah terbuka anda bisa masukkan minyak rem yang anda beli di toko bengkel terdekat di kota anda (Minyak rem Dot3/Dot4)  ke dalam master rem secara perlahan-lahan,jangan seluruhnya anda masukan , sedikit demi sedikit
  3. Minyak rem tadi ,yang anda masukan ke dalam master rem nanti akan menuju ke selang pada nipel kaliper rem cakram
  4. Jangan lupa untuk melakukan Pompa pada handle rem secara kontinue sampai terasa keras,
    Cara Mengisi Minyak Rem Motor
  5. Jika handle rem sudah terasa keras , anda tahan handle rem tersebut, lalu anda bisa buka/kendorkan baut yang terdapat pada nipel kaliper perlahan sampai ada minyak rem dan gelembung udara yang keluar, lalu keraskan lagi nipelnya
  6. Nah sampai minyak rem cakram penuh,anda bisa lakukan langkah 5 dan 6 sampai gelembung pada selang sudah hilang dan jarak main handle rem yaitu kurang lebih antara ± 2 – 3 Cm, tambahkan minyak rem lagi apabila kapasitasnya berkurang.(peran filing berperan disini hehe)
  7. Dalam melakukan langkah diatas ,anda bisa lakukan secara perlahan-lahan atau dengan hati-hati,kenapa harus hati hati …? tujuanya tidak lain adalah agar jangan sampai minyak rem tersbut menumpahi bagian sepeda motor yang terbuat dari bahan plastic yang di cat, sebab apabila minyak rem  tersebut mengenai bahan tersebut(misalnya body, atau cat), maka akan merusak bahan dan cat tersebut..
  8. Apabila terjadi kecelakaan/minyak rem tumpah (ketidak sengajaaan ) , maka anda bisa lakukan sesegera mungkin dengan me lap dengan menggunakan kain yang sudah di celupkan ke dalam air, dan bersihkan minyak rem sampai bersih pada bagian yang tertumpah tadi.
  9. Setelah dirasa hasilnya sudah maksimal, anda bisa menutup kembali baut master rem dan cek kembali kekerasannya , jika benar benar sudah pas dan seperti awal sebelum anda membuka, maka anda bisa mengencangkan baut-baut master rem dan nipel pada kaliper rem.
  10. Selesai…
Nah bagaimana…? Cukup mudah bukan bagaimana cara pemasangan atau mengganti minyak rem yang ada pada motor yang kita miliki,cara diatas berlaku untuk semua motor, baik itu motor matic atau motor bebek.
terima kasih smoga bermanfaat:)

Cara Merawat Motor Agar Tetap Mulus

Seiring dengan kemajuan zaman dan teknologi saat ini kendaraan bermotor memenuhi jalan. Sehigga menyebabkan kemacetan hampir di semua kota Pulau Jawa. Hal ini di pengaruhi oleh kebutuhan transportasi yang mobile, selain harganya yang relatif murah daripada mobil. Dengan kemajuan teknolgi mesin motor yang semakin maju, saat ini sepeda motor juga kuat untuk perjalanan lintas propinsi. Ambil contoh saja orang perantauan di Jakarta pulang kampung sebagian besar mengunakan sepeda motor. Namun terkadang seseorang  lalai memperhatikan motor karena kesibukan akan kegiatan masing-masing orang. Bagi Anda yang memiliki sepeda motor maka meluangkanlah sedikit waktu Anda untuk merawatnya, agar biaya perawatan yang lebih tinggi terhindarkan.
Jika ingin motor milik Anda lebih awet mesinnya sehingga tidak banyak mengeluarkan biaya banyak untuk perawatan, berikut tips merawatnya.
Jika Membeli Motor Baru;
Jangan digunakan untuk membawa beban terlebih dahulu minimal sampai 500 KM, ini penting karena olie masih lebih cepat bercampur dengan serpihan logam akibat gesekan komponen mesin. Cobalah untuk menjalankan sepeda motor pada kecepatan yang stabil dari pelan-pelan sampai kecepatan maksimal agar mesin tahan untuk jangka panjang. Manfaatkanlah perawatan gratis yang di berikan oleh dealer diman Anda membeli sepeda motor. Umumnya  diberikan gratis servis dan ganti olie 3 kali jalan. Pertama pada KM 500, kedua pada KM 1000 dan ketiga pada KM 2000. Itu bukan hanya sebagai bonus, namun untuk menjaga usia mesin untuk jangka panjang. Belum tentu motor baru tidak memiliki kesalahan sama sekali dalam perakitannya, maka diperlukan pengecekan segera setelah 500 KM pemakaian pertama, untuk mengetahui kemungkinan adanya kesalahan.
Perawatan berkala (TuneUp);
Tune up perlu dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya beberapa komponen yang tergores(aus). Sehingga setelan mesin bisa berubah akibat keausan yang terjadi pada beberapa komponen mesin tertentu. Untuk itu harus dilakukan penyetelan ulang dengan tune up ke bengkel resmi. Debu debu dan kotoran yang terhisap oleh karburator dan mengendap akan mempengaruhi kinerja mesin,dan akan sekaligus dibersihkan saat tuneup.
Mengenai kapan waktu ideal untuk tuneup, lakukanlah setiap 2 bulan sekali atau bila kilometer sudah 2000 KM perjalanan. Namun jika anda merasa bahwa sepeda motor Anda tidak terasa nyaman seperti biasa, maka lakukan lah tune up kebengkel resmi.
Penggantian Oli;
Standard kekentalan olie yang dipakai kendaraan adalah SAE (Society of Automotive Engineer). Namun, kebanyakan olie yang dijual sudah memenuhi standard untuk iklim di Indonesia. Jadi Anda sudah tidak perlu khawatir mendapatkan standard olie yang salah untuk motor A nda.Yang perlu diperhatikan adalah kapan saat mengganti olie yang tepat.Hal ini biasanya sudah disertakan keterangan pada bungkus olie yang Anda beli. Mengganti olie melebihi batas kilometer pemakaian bisa berakibat tidak baik bagi motor. Olie yang telah melewati batas akan mengencer dan tidak sesuai lagi. Maka gantilaholi setiap kilometer menunjkan 2000 KM perjalanan atau pada saat Anda melakuan perawatan berkala.
Pemakaian Motor;
Jangan menggeber-gember gas motor anda atau melakukan tarikan gas spontan. Hal ini akan mempercepat keausan pada rantai mesin,katup bahan bakar,kopling,piston dan stang piston.Terutama jika motor anda memakai teknologi mesin 4 langkah.Mesin 4 langkah lebih rumit pada sistem bahan bakarnya,dan inilah yang sering bermasalah. Jika motor anda memakai gigi manual,pergunakan pemakaian gigi sesuai dengan kecepatan motor. Jika jalanan menanjak, motor butuh tenaga lebih besar maka kurangi gigi dengan yang lebih sesuai. Jika motor baru start berjalan jangan langsung menggunakan gigi 4,tapi mulailah dari gigi 1.Hal ini berpengaruh pada stang piston,piston,kopling dan rantai mesin (4 langkah).
Tips : Terapkan Tradisi pemanasan mesin motor terlebih dulu sebelum dipakai, jika motor telah nganggur selama 8 Jam atau lebih. Motor yang telah lama didiemin maka olie akan turun kembali dari bagian bagian sempit dan mengumpul di bak olie.Pemanasan mesin ini agar olie kembali lagi mengaliri kedalam bagian bagian mesin yang perlu dilumasi.Terutama untuk jenis mesin motor 4 langkah,karena jenis mesin ini hanya mengandalkan olie mesin saja.
Catatan:Memanaskan mesin jangan terlalu lama,cukup 5 menit saja.Hal ini nggak baik buat mesin yang berpendingin udara.Karena jika mesin hidup lama dan motor tidak berjalan, maka mesin tidak akan mendapat pendinginan yang baik.
Terimakasih semoga bermanfaat:)
Copyright © bdgbrotherotomtf. All rights reserved. Template by CB. Theme Framework: Responsive Design